Dosen Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar, Jamal Mirdad, S.Sos., M.Si., melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan khutbah dan salat Jumat di Masjid Al-Fathanah SMAN 23 Makassar, pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Jamal Mirdad, S.Sos., M.Si., bertindak sebagai khatib dengan mengangkat tema “Islam sebagai Pelopor Gerakan Peduli Lingkungan.” Kegiatan berlangsung mulai pukul 12.09 WITA hingga selesai dan diikuti oleh jamaah di lingkungan SMAN 23 Makassar.
Tema khutbah yang diangkat menempatkan ajaran Islam sebagai salah satu landasan penting dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan. Melalui khutbah tersebut, jamaah diajak untuk melihat persoalan lingkungan bukan hanya sebagai persoalan sosial, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan manusia.
Islam dan Kepedulian terhadap Lingkungan
Dalam penyampaian khutbahnya, Jamal Mirdad menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan, mengurangi perilaku yang merusak lingkungan, serta membangun kebiasaan hidup yang lebih bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut juga mengangkat pesan tentang pentingnya infak dan sedekah sebagai bagian dari kepedulian sosial. Sebagaimana tercantum dalam materi kegiatan, jamaah diajak untuk “Siapkan Infaq Terbaikmu dan Bersedekahlah.”
Pesan tersebut memperluas makna kepedulian dari sekadar menjaga lingkungan fisik menjadi kepedulian terhadap sesama dan kehidupan sosial. Dengan demikian, nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat hadir dalam berbagai bentuk tindakan nyata di tengah masyarakat.
Wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi
Kegiatan khutbah Jumat ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, dosen tidak hanya menjalankan peran akademiknya di lingkungan kampus, tetapi juga berbagi pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan secara langsung kepada masyarakat.
Bagi Program Studi Sosiologi Agama, kegiatan tersebut memiliki relevansi yang kuat karena persoalan lingkungan juga merupakan bagian dari dinamika kehidupan sosial masyarakat. Kerusakan lingkungan, kebersihan, kepedulian sosial, dan perilaku manusia merupakan persoalan yang membutuhkan kesadaran bersama serta keterlibatan berbagai elemen masyarakat.
Pelaksanaan khutbah di lingkungan SMAN 23 Makassar juga menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Nilai-nilai agama dapat menjadi salah satu sumber motivasi dalam membentuk perilaku yang peduli terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan pengabdian tersebut, Jamal Mirdad, S.Sos., M.Si. turut memperkuat peran dosen Program Studi Sosiologi Agama UIN Alauddin Makassar dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Pesan “Islam sebagai Pelopor Gerakan Peduli Lingkungan” diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kesadaran untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan dan sosial.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Program Studi Sosiologi Agama dalam mengimplementasikan keilmuan melalui kegiatan pengabdian yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, khususnya dalam membangun kesadaran keagamaan, kepedulian sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan.