Ketua Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar, Dr. Asrul Muslim, S.Ag., M.Pd., turut berkontribusi dalam kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Masjid Al-Amran, Perumahan Villa Danau Alam Pendidikan, pada Sabtu, 29 Agustus 2026, bertepatan dengan 17 Rabiul Awal 1448 H.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Asrul Muslim hadir sebagai pembawa hikmah dengan mengangkat tema:
“Meneladani Rasulullah SAW dalam Mengisi Kemerdekaan dengan Iman, Akhlak Mulia, Persatuan, dan Semangat Membangun Negeri.”
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali mengenang perjalanan kehidupan Rasulullah SAW sekaligus mengambil keteladanan dari akhlak, perjuangan, dan kepemimpinan beliau dalam membangun kehidupan umat.
Dalam hikmahnya, Dr. Asrul Muslim mengajak jamaah untuk tidak hanya menjadikan Maulid Nabi sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadikannya sebagai momentum untuk mengimplementasikan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, persatuan, kepedulian terhadap sesama, serta semangat membangun negeri menjadi bagian penting dari pesan yang disampaikan. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui perilaku yang mencerminkan akhlak beliau dalam kehidupan pribadi maupun sosial.
Maulid sebagai Momentum Memperkuat Persatuan
Dr. Asrul Muslim juga mengaitkan keteladanan Rasulullah SAW dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang memiliki keberagaman. Semangat persaudaraan dan persatuan menjadi nilai penting yang perlu terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat.
Momentum Maulid Nabi diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga hubungan baik antarsesama, menghindari perpecahan, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis.
“Peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kita kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak beliau. Iman, akhlak mulia, persatuan, dan kepedulian sosial harus diwujudkan dalam kehidupan nyata,” ungkap Dr. Asrul Muslim.
Selain itu, semangat Maulid Nabi juga dikaitkan dengan tanggung jawab masyarakat dalam mengisi kemerdekaan. Setiap individu memiliki peran dalam membangun bangsa sesuai dengan kapasitas dan bidang masing-masing, baik melalui pendidikan, pengabdian, pekerjaan, maupun kontribusi sosial.
Bentuk Pengabdian kepada Masyarakat
Keterlibatan Ketua Program Studi Sosiologi Agama dalam kegiatan Maulid Nabi ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi dosen untuk berbagi pengetahuan, wawasan keagamaan, dan nilai-nilai sosial kepada masyarakat secara langsung.
Sebagai bagian dari sivitas akademika UIN Alauddin Makassar, Dr. Asrul Muslim terus mendorong agar ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan Maulid Nabi di Masjid Al-Amran tersebut diharapkan tidak hanya mempererat hubungan silaturahmi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk menghadirkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari melalui iman yang kuat, akhlak yang mulia, persatuan, dan semangat membangun negeri.