Samata, Gowa — Panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar menggelar rapat persiapan PBAK bagi mahasiswa baru Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Rapat dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, mulai pukul 14.00 WITA hingga selesai, bertempat di Ruang Lt. Prof. AG. KH. Muhammad Ali Yafie, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar.
Kegiatan rapat dipimpin oleh Ketua Panitia PBAK, Nur Aliyah Zainal, M.A., bersama Wakil Dekan III FUF UIN Alauddin Makassar, Syahrir Karim, M.Si., Ph.D. Rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk memastikan pelaksanaan PBAK dapat berjalan secara terarah, tertib, dan memberikan pengalaman akademik yang baik bagi mahasiswa baru.
Rapat dihadiri oleh panitia PBAK Program Studi Sosiologi Agama yang melibatkan unsur pimpinan program studi, dosen, serta mahasiswa. Hadir Ketua Program Studi Sosiologi Agama, Dr. Asrul Muslim, S.Ag., M.Pd., dan Sekretaris Program Studi Sosiologi Agama, Ratnah Rahman, M.Si., bersama para dosen Program Studi Sosiologi Agama.
Turut hadir Ketua HMPS Sosiologi Agama, A. Saldi, beserta jajaran pengurus HMPS yang akan turut mengambil bagian dalam mendukung pelaksanaan kegiatan PBAK.
Dalam rapat tersebut dilakukan koordinasi mengenai berbagai persiapan kegiatan, termasuk pembagian tugas dan peran masing-masing unsur yang terlibat. Sinergi antara fakultas, program studi, dosen, panitia, dan HMPS dinilai penting agar pelaksanaan PBAK dapat berjalan dengan baik.
Wakil Dekan III FUF, Syahrir Karim, M.Si., Ph.D., memberikan arahan terkait pentingnya kesiapan panitia dalam menyambut mahasiswa baru. PBAK diharapkan menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kampus, budaya akademik, kehidupan kemahasiswaan, serta berbagai ketentuan yang akan menjadi bagian dari perjalanan mereka selama menempuh pendidikan di UIN Alauddin Makassar.
Sementara itu, Ketua Program Studi Sosiologi Agama, Dr. Asrul Muslim, S.Ag., M.Pd., menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh unsur program studi dalam menyukseskan PBAK.
Menurutnya, mahasiswa baru perlu mendapatkan pengenalan yang baik mengenai Program Studi Sosiologi Agama, sistem akademik, dosen, organisasi kemahasiswaan, serta budaya akademik sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.
Keterlibatan HMPS Sosiologi Agama juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Melalui A. Saldi dan jajaran pengurus HMPS, mahasiswa senior diharapkan dapat membantu menciptakan suasana yang ramah dan edukatif bagi mahasiswa baru sekaligus memperkenalkan berbagai aktivitas kemahasiswaan di tingkat program studi.
Rapat persiapan ini menjadi langkah awal untuk membangun koordinasi yang solid antara pimpinan fakultas, program studi, dosen, panitia, dan mahasiswa. Dengan persiapan yang matang, pelaksanaan PBAK Program Studi Sosiologi Agama diharapkan dapat berlangsung secara tertib, edukatif, humanis, dan mampu memberikan kesan positif bagi mahasiswa baru dalam mengawali perjalanan akademiknya di UIN Alauddin Makassar.