Gowa — Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar kembali melaksanakan ujian munaqasyah bagi mahasiswa sebagai salah satu tahapan akhir dalam penyelesaian studi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di ruangan Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar.
Mahasiswa yang mengikuti ujian munaqasyah adalah Zulfadillah Angreni Suharto, dengan NIM 30400122065. Dalam ujian tersebut, mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian yang telah disusun sebagai tugas akhir, kemudian mempertanggungjawabkan hasil kajiannya di hadapan dewan penguji.
Ujian munaqasyah menjadi forum akademik untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam menguasai penelitian, baik dari aspek substansi, landasan teori, metodologi, maupun kemampuan menganalisis fenomena sosial-keagamaan yang menjadi fokus penelitian.
Adapun dewan penguji dan pembimbing dalam ujian tersebut terdiri atas Dr. Asrul Muslim, M.Pd.; Dr. Santri Sahar, M.Si.; Dr. Dewi Anggariani, M.Si.; dan Dr. Marhany Malik, M.Hum.
Proses munaqasyah tidak hanya menjadi ruang evaluasi terhadap hasil penelitian mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan kemampuan akademik dan intelektual mahasiswa sebelum menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Sosiologi Agama.
Dalam pelaksanaannya, dewan penguji memberikan pertanyaan, tanggapan, serta masukan terhadap penelitian yang dipresentasikan. Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan karya ilmiah sehingga memiliki kualitas akademik yang lebih baik dan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian Sosiologi Agama.
Pelaksanaan ujian munaqasyah juga mencerminkan komitmen Program Studi Sosiologi Agama FUF UIN Alauddin Makassar dalam menjaga kualitas proses akademik dan memastikan mahasiswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang keilmuannya.
Dengan mengikuti ujian munaqasyah, Zulfadillah Angreni Suharto telah memasuki salah satu tahapan penting menuju penyelesaian studi. Diharapkan proses akademik yang telah dilalui dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.