Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Mahasiswa Ilmu Politik Perluas Cakrawala dalam Forum Bertaraf Internasional

Mahasiswa Ilmu Politik Perluas Cakrawala dalam Forum Bertaraf Internasional

Gowa — Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik mengikuti seminar internasional yang dilaksanakan oleh Permabudhi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 15 April 2026, bertempat di Rektorat lantai 4 UIN Alauddin Makassar.

Seminar mengangkat tema besar “Religion in Chinese Perspective” dengan subtema “Mengelola Keberagaman Agama di Era Global: Pelajaran dari Tiongkok dan Indonesia”. Seminar ini menghadirkan narasumber berkelas internasional, yakni Prof. Guo Wu dari Shandong University, Tiongkok, selaku Keynote Speaker, yang membawa perspektif tentang agama dalam konteks Tiongkok. Turut hadir sebagai pembicara Adrian Changianto, S.Fil.,M.Fil dari San Ping Academy, Semarang, serta Prof. Dr. Muhsin Mahfudz, S.Ag., M.Th.I., Guru Besar UIN Alauddin Makassar, dan Ir. Frans, M.T., pengurus permabudhi selaku moderator yang memandu jalannya diskusi.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik yang hadir menyimak setiap materi dengan penuh perhatian. Mereka mencatat poin-poin penting dari pemaparan narasumber, mencerminkan sikap kritis dan kesadaran tinggi terhadap isu keberagaman agama yang memiliki relevansi langsung dengan kajian ilmu politik, khususnya dalam perspektif perbandingan dan kebijakan politik. Pemahaman mendalam tentang relasi agama, budaya dan politik di tingkat global menjadi bekal penting dalam menghadapi kompleksitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

Wakil Ketua 1 HMPS Ilmu Politik, Muh. Yusril Ramadhan, mengaku seminar ini membuka cakrawala baru bagi dirinya.

“Seminar ini cukup menarik dan membuka perspektif baru bagi saya tentang bagaimana negara besar seperti Tiongkok menempatkan agama dalam kerangka sistem politiknya. Sebagai mahasiswa Ilmu Politik, ini menjadi referensi komparatif yang sangat berharga,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Dr. Ir. Yonggris, M.M. selaku Ketua Permabudhi Sulsel, Prof. Dr. Muhaemin Latif, M. Th.I., M.Ed. selaku Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Lili Kusuma Chandra, S.S. selaku Ketua Bidang Pendidikan Permabudhi Sulsel, serta tokoh-tokoh agama.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Permabudhi Sulawesi Selatan dan UIN Alauddin Makassar di bidang pendidikan, serta sosialisasi beasiswa luar negeri dan simulasi IELTS.

Keikutsertaan mahasiswa Ilmu Politik dalam forum ilmiah bertaraf internasional ini menegaskan bahwa keterlibatan aktif di luar ruang kelas merupakan bagian tak terpisahkan dari pembentukan karakter akademik yang unggul. Dengan semangat bersatu, harmoni, dan tulus mengabdi yang diusung dalam kegiatan ini sejalan dengan tanggung jawab intelektual mahasiswa untuk terus berkontribusi bagi masyarakat yang damai, inklusif dan berkeadilan.

Penulis: Nanda Pratiwi (Humas)