Samata, Gowa — UIN Alauddin Makassar melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Kampus II UIN Alauddin Makassar, Samata, Kabupaten Gowa, dan diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika.
Upacara berlangsung khidmat dengan Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan, Ph.D., bertindak sebagai pembina upacara. Peringatan kemerdekaan menjadi momentum bagi seluruh sivitas akademika untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen dalam mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pelayanan publik.
Sejumlah dosen Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar turut hadir dalam upacara tersebut. Mereka di antaranya Dr. Wahyuni, M.Si., Wakil Dekan I FUF; Dr. Asrul Muslim, S.Ag., M.Pd., Ketua Program Studi Sosiologi Agama; Prof. Dr. Hj. Marhaeni Shalwh, M.Pd.; Dr. Hj. Suriyani, S.Ag., M.Pd.; Dr. Dewi Anggariani, M.Si.; Dr. Santri Sahar, M.Si.; serta Jamal Mirdad, S.Sos., M.Si.
Peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kemerdekaan dalam kehidupan akademik dan sosial. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama untuk membangun bangsa melalui kerja nyata, integritas, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dalam semangat Kementerian Agama, peringatan kemerdekaan diarahkan untuk memperkuat kebersamaan, integritas, budaya kerja, dan pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi penting bagi sivitas akademika UIN Alauddin Makassar dalam menjalankan tugas pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
Khusus bagi sivitas akademika Program Studi Sosiologi Agama, semangat kemerdekaan juga memiliki keterkaitan erat dengan upaya membangun masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman agama, budaya, dan latar belakang sosial.
Ilmu Sosiologi Agama memiliki peran strategis dalam membaca berbagai dinamika kehidupan masyarakat, termasuk persoalan kerukunan, toleransi, integrasi sosial, konflik, dan perubahan sosial. Karena itu, dosen dan mahasiswa diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menghadirkan solusi akademik maupun praktis bagi berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Pelaksanaan upacara di Kampus II UIN Alauddin Makassar, Samata, Gowa, juga menjadi ruang untuk memperkuat rasa kebangsaan dan persatuan seluruh sivitas akademika.
Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghargai, menjaga kerukunan, meningkatkan profesionalitas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bagi Program Studi Sosiologi Agama, momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara sosial, memiliki integritas moral, serta mampu merawat persatuan dalam keberagaman.
Dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sivitas akademika UIN Alauddin Makassar diharapkan terus mengambil bagian dalam pembangunan bangsa melalui penguatan pendidikan, riset, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kehidupan sosial-keagamaan yang damai, inklusif, dan berkeadaban.