Gowa — Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dosen dan memperkuat mutu pendidikan tinggi, dosen Program Studi Sosiologi Agama UIN Alauddin Makassar, Jamal Mirdad, S.Sos., M.Si., mengikuti kegiatan Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 yang berlangsung pada 10–20 Juni 2026.
Kegiatan PKDP merupakan program pembinaan dan pengembangan kompetensi bagi dosen pemula yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian dosen dalam melaksanakan tugas tridarma perguruan tinggi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara blended learning, yaitu kombinasi antara metode daring (online) dan luring (offline).
Adapun kegiatan luring dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 10–11 Juni 2026, bertempat di Hotel Sultan Alauddin UIN Alauddin Makassar, sementara rangkaian kegiatan lainnya dilaksanakan secara daring hingga 20 Juni 2026.
Melalui program ini, peserta memperoleh berbagai materi yang berkaitan dengan strategi pembelajaran di perguruan tinggi, pengembangan kurikulum, metode evaluasi pembelajaran, etika profesi dosen, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta penguatan implementasi tridarma perguruan tinggi.
Keikutsertaan Jamal Mirdad dalam PKDP menjadi bagian dari komitmen Program Studi Sosiologi Agama untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dosen. Kompetensi dosen yang semakin baik diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan kualitas proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, peningkatan kapasitas dosen melalui PKDP juga memiliki kontribusi strategis terhadap penguatan akreditasi Program Studi Sosiologi Agama UIN Alauddin Makassar. Kompetensi dosen merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian mutu program studi, baik pada aspek sumber daya manusia, proses pembelajaran, maupun luaran pendidikan.
Ketua Program Studi Sosiologi Agama menyambut baik partisipasi dosen dalam kegiatan pengembangan kompetensi tersebut. Menurutnya, investasi pada peningkatan kualitas dosen merupakan langkah penting dalam mewujudkan program studi yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat.
Melalui keikutsertaan dalam PKDP 2026, diharapkan Jamal Mirdad dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk mendukung peningkatan mutu akademik di lingkungan Program Studi Sosiologi Agama. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang berkualitas serta memperkuat daya saing program studi di tingkat nasional.