Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar Dorong Literasi Pangan Melalui Workshop Dokumentasi dan Penulisan Artikel

Mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar Dorong Literasi Pangan Melalui Workshop Dokumentasi dan Penulisan Artikel

Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan literasi sosial dan penguatan kapasitas mahasiswa melalui kegiatan Workshop Kontributor Data Pangan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Wikipangan Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang mengusung tema “Lokakarya Dokumentasi dan Penulisan Artikel Terkait Pangan di Sulawesi Selatan” tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya dokumentasi pangan lokal sebagai bagian dari identitas budaya, ketahanan pangan, serta pembangunan sosial masyarakat.

Workshop ini melibatkan mahasiswa Program Studi Ilmu Politik bersama sejumlah narasumber dan tim dari Wikipangan Sulawesi Selatan. Para peserta mendapatkan materi mengenai teknik dokumentasi lapangan, pengumpulan data pangan lokal, hingga penulisan artikel berbasis data yang dapat dipublikasikan secara digital.

Kegiatan tersebut secara resmi tertuang dalam Keputusan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar Nomor 1574 Tahun 2025 tentang Panitia Workshop Kontributor Data Pangan Kerjasama Program Studi Ilmu Politik dengan Wikipangan Sulawesi Selatan. fileciteturn50file0

Dalam perspektif ilmu politik, isu pangan bukan sekadar persoalan konsumsi masyarakat, tetapi juga berkaitan erat dengan kebijakan publik, distribusi sumber daya, kesejahteraan sosial, dan pembangunan daerah. Oleh karena itu, mahasiswa Ilmu Politik didorong untuk memiliki sensitivitas sosial terhadap persoalan pangan dan keberlanjutan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga turun langsung mengamati realitas sosial di tengah masyarakat. Proses dokumentasi pangan lokal menjadi pengalaman akademik yang mempertemukan teori politik dengan praktik sosial di lapangan.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para mahasiswa terlihat aktif berdiskusi, berbagi gagasan, serta melakukan praktik pendokumentasian secara langsung bersama tim fasilitator. Selain memperkuat kemampuan akademik, workshop ini juga menjadi ruang membangun solidaritas dan kolaborasi antarmahasiswa.

Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru tentang pentingnya pangan lokal sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Sulawesi Selatan.

Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi digital di lingkungan mahasiswa. Dokumentasi berbasis data dan penulisan artikel dinilai mampu meningkatkan kemampuan analisis, riset, serta komunikasi publik mahasiswa Ilmu Politik.

Kegiatan workshop ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama untuk terus mendorong pengembangan literasi pangan serta penguatan partisipasi generasi muda dalam isu-isu sosial dan pembangunan daerah.

══════════════════════════════════════

“Mahasiswa Ilmu Politik harus mampu membaca persoalan pangan bukan hanya sebagai kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga sebagai isu strategis dalam kebijakan publik, pembangunan daerah, dan keberlanjutan sosial.”

══════════════════════════════════════