Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Workshop Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama Perkuat Perspektif Mahasiswa Ilmu Politik

Workshop Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama Perkuat Perspektif Mahasiswa Ilmu Politik

Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar kembali menggelar kegiatan akademik melalui Workshop Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama yang berlangsung di Lecture Theatre Fakultas Ushuluddin dan Filsafat. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta civitas akademika dengan antusiasme tinggi dalam membahas isu-isu kebangsaan dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

Workshop ini menjadi ruang diskusi ilmiah yang bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya moderasi beragama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman budaya, agama, dan pandangan politik. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak memahami tantangan kehidupan berbangsa di era digital yang ditandai dengan meningkatnya polarisasi sosial dan penyebaran informasi yang tidak terverifikasi.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik terlihat aktif mengikuti jalannya workshop. Hal tersebut tampak dari keterlibatan peserta dalam sesi diskusi, tanya jawab, serta penyampaian pandangan kritis mengenai hubungan antara demokrasi, toleransi, dan stabilitas sosial-politik di Indonesia.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan tidak hanya dipahami sebagai teori, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sosial yang menjunjung nilai toleransi, dialog, dan penghormatan terhadap perbedaan. Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga harmonisasi masyarakat di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat.

Selain itu, workshop juga membahas pentingnya moderasi beragama sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter kebangsaan mahasiswa. Isu tersebut dinilai relevan karena perkembangan media sosial dan dinamika politik kontemporer sering kali memunculkan konflik akibat rendahnya literasi digital dan kurangnya sikap saling menghargai.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan komunikatif. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga berdiskusi mengenai berbagai fenomena sosial-politik yang berkembang di Indonesia, termasuk tantangan demokrasi, radikalisme, serta pentingnya membangun ruang dialog yang sehat di lingkungan masyarakat dan kampus.

Workshop ini diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa Ilmu Politik dalam memahami hubungan antara nilai kebangsaan, demokrasi, dan moderasi beragama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam membentuk mahasiswa yang kritis, toleran, dan mampu menjaga nilai persatuan di tengah keberagaman Indonesia.

Melalui kegiatan akademik seperti ini, Program Studi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif serta mendukung penguatan karakter kebangsaan mahasiswa.

══════════════════════════════════════

“Mahasiswa Ilmu Politik harus mampu menjadi agen perdamaian, menjaga nilai toleransi, dan memperkuat semangat kebangsaan di tengah dinamika sosial masyarakat.”