Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Prodi Ilmu Politik UIN Alauddin Bahas Migrasi Irregular dan Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Sabah Malaysia

Prodi Ilmu Politik UIN Alauddin Bahas Migrasi Irregular dan Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Sabah Malaysia

Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar kembali melaksanakan kegiatan akademik melalui kuliah umum bertema “Migrasi Irregular: Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Sabah, Malaysia”.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar kembali melaksanakan kegiatan akademik melalui kuliah umum bertema “Migrasi Irregular: Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Sabah, Malaysia” yang berlangsung di Ruang Lecture Theatre Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar, Kamis (10/11/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Politik, dosen, serta narasumber yang memiliki pengalaman dan pemahaman mengenai persoalan pekerja migran Indonesia di luar negeri. Kuliah umum tersebut menjadi ruang diskusi akademik yang membahas persoalan migrasi tidak prosedural yang dialami sebagian pekerja migran Indonesia, khususnya di wilayah Sabah, Malaysia.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa pekerja migran Indonesia di Sabah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan administrasi dan dokumen, perlindungan hukum, akses pendidikan bagi anak pekerja migran, hingga persoalan sosial ekonomi di negara tujuan. Kondisi tersebut dinilai menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan perlindungan hak asasi manusia dan kebijakan politik internasional.

Mahasiswa yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya kuliah umum. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan mengenai diplomasi perlindungan tenaga kerja Indonesia, kebijakan migrasi internasional, hingga peran negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara yang bekerja di luar negeri.

Kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya kajian politik internasional dalam melihat isu pekerja migran. Persoalan migrasi irregular tidak hanya dipandang sebagai masalah ekonomi semata, tetapi juga berkaitan dengan persoalan kemanusiaan, keamanan, serta hubungan diplomatik antarnegara di kawasan Asia Tenggara.

Selain menjadi sarana penguatan akademik, kuliah umum ini turut mendorong mahasiswa untuk lebih kritis dalam memahami persoalan global yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat Indonesia. Mahasiswa Ilmu Politik diharapkan mampu menghubungkan teori-teori politik internasional dengan realitas sosial yang terjadi di lapangan.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

“Mahasiswa Ilmu Politik harus mampu memahami persoalan migrasi internasional secara kritis karena isu pekerja migran bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut hak asasi manusia dan kebijakan negara.”