Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar kembali melaksanakan kegiatan akademik melalui Kuliah Tata Kelola Pemilu dengan tema “Daerah Pemilihan dan Perhitungan Kursi”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan dan diikuti oleh mahasiswa Ilmu Politik sebagai bagian dari penguatan pemahaman mengenai sistem kepemiluan di Indonesia.
Kuliah tata kelola pemilu tersebut berlangsung di ruang pertemuan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar dengan suasana diskusi yang aktif dan interaktif. Mahasiswa terlihat antusias mengikuti penjelasan mengenai mekanisme pembentukan daerah pemilihan, metode konversi suara menjadi kursi, hingga dinamika sistem pemilu proporsional yang diterapkan di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran penting bagi mahasiswa Ilmu Politik dalam memahami bagaimana proses demokrasi berjalan secara teknis dan administratif. Selain membahas teori kepemiluan, narasumber juga menjelaskan tantangan penyelenggaraan pemilu di tengah perkembangan politik nasional dan dinamika partisipasi masyarakat.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa daerah pemilihan memiliki pengaruh besar terhadap representasi politik masyarakat. Perhitungan kursi dalam pemilu legislatif tidak hanya berkaitan dengan jumlah suara, tetapi juga berkaitan dengan prinsip keadilan representasi dan keseimbangan politik di setiap wilayah.
Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya integritas penyelenggara pemilu, transparansi proses pemilihan umum, serta peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi. Diskusi berlangsung hidup ketika peserta mengajukan pertanyaan terkait sistem pemilu proporsional terbuka, ambang batas parlemen, dan tantangan politik elektoral di Indonesia.
Kegiatan kuliah tata kelola pemilu ini tidak hanya memberikan pemahaman akademik, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kesadaran politik mahasiswa terhadap pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi. Melalui forum tersebut, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa pemilu merupakan instrumen penting dalam menjaga stabilitas politik dan keberlanjutan pemerintahan demokratis.
Program Studi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar berharap kegiatan akademik seperti ini dapat terus memperluas wawasan mahasiswa dalam bidang politik elektoral, tata kelola demokrasi, dan penguatan literasi politik di lingkungan kampus maupun masyarakat.
══════════════════════════════════════
“Mahasiswa Ilmu Politik harus memahami tata kelola pemilu secara mendalam karena sistem pemilu menentukan kualitas demokrasi dan representasi politik masyarakat.”