Dosen Program Studi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar menjadi narasumber dalam kegiatan Launching Eleftheria Politic (Elthic), komunitas independen mahasiswa yang bergerak di bidang riset, debat, pendidikan, dan sosial politik.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Program Studi Ilmu Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kapasitas intelektual mahasiswa melalui keterlibatan aktif dosen dalam berbagai kegiatan akademik dan organisasi mahasiswa. Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat dalam kegiatan Launching Eleftheria Politic (Elthic) yang berlangsung di Warkop Bundu Hertasning Baru pada Sabtu, 18 Juni 2022.
Kegiatan launching ini menjadi momentum penting bagi lahirnya Eleftheria Politic sebagai komunitas independen mahasiswa yang fokus pada pengembangan ruang diskusi, riset, debat, publikasi, pendidikan, hingga kegiatan sosial dan budaya di lingkungan mahasiswa Ilmu Politik.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi politik sebagai narasumber, di antaranya Dr. Syarifuddin Jurdi, M.Si selaku Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Syahrir Karim, M.Si., Ph.D selaku Ketua Program Studi Ilmu Politik, serta Fajar, M.Si sebagai dosen Ilmu Politik. Selain itu, Reskiyanti Nurdin, S.IP., M.A turut hadir sebagai penanggap dalam forum diskusi tersebut.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, para narasumber membahas pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam ruang-ruang demokrasi, penguatan literasi politik, serta peran komunitas independen dalam menciptakan budaya akademik yang kritis dan progresif.
Pembina Eleftheria Politic, Febrianto Syam, menyampaikan bahwa komunitas tersebut lahir dari keresahan mahasiswa yang ingin memiliki wadah untuk mengembangkan minat dan kemampuan di bidang intelektual dan kepemimpinan.
Ia menegaskan bahwa Elthic tidak boleh dibawa pada kepentingan tertentu yang dapat mengubah arah dan tujuan awal komunitas. Menurutnya, Elthic hadir untuk menjadi ruang kebebasan berpikir dan berekspresi bagi mahasiswa.
Eleftheria Politic sendiri memiliki empat bidang utama, yaitu Bidang Riset dan Debat, Bidang Informasi dan Publikasi, Bidang Sosial dan Budaya, serta Bidang Education dan Volunteer. Keempat bidang tersebut dirancang sebagai ruang pengembangan kreativitas mahasiswa secara akademik maupun sosial.
Ketua Eleftheria Politic, Andi Muh Rifki Hakim, mengungkapkan bahwa komunitas ini hadir sebagai sarana bagi generasi muda untuk menghasilkan karya dan prestasi yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa membutuhkan ruang yang bebas namun tetap produktif agar mampu mengembangkan ide-ide kreatif serta membangun budaya berpikir kritis dalam kehidupan kampus.
Program Studi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar mengapresiasi lahirnya komunitas mahasiswa seperti Elthic yang dapat menjadi mitra akademik dalam memperkuat budaya diskusi, penelitian, dan pengabdian sosial di tengah dinamika perkembangan politik dan demokrasi saat ini.
══════════════════════════════════════
“Elthic dibentuk sebagai sarana kebebasan berekspresi kepada generasi milenial dalam menghasilkan suatu karya dan prestasi yang bermanfaat bagi masyarakat.” — Andi Muh Rifki Hakim