Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Muh. Yogha Malik Al Hidayat, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQT), berhasil meraih penghargaan The Most Outstanding Participant dan The 1st Best Group dalam kegiatan International Conference Santri Mendunia Batch 6.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 6–11 Agustus 2026 di tiga negara ASEAN, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand. International Conference Santri Mendunia Batch 6 mempertemukan santri, alumni santri, dan mahasiswa dari 34 provinsi di Indonesia, serta menghadirkan pemateri internasional, termasuk dari Malaysia dan negara lainnya.
Mengusung perhatian terhadap tantangan kehidupan generasi muda di era modern, kegiatan ini membahas dampak over-digitalisasi terhadap kesehatan mental dan spiritual pemuda Muslim. Berbagai isu kontemporer seperti anxiety, burnout, dan spiritual emptiness menjadi bagian penting dalam diskusi, dengan menempatkan ajaran Islam sebagai solusi dan coping mechanism dalam menghadapi tekanan kehidupan modern.
Kegiatan ini juga bertujuan mewujudkan generasi muda yang mampu menjaga keseimbangan antara keimanan, pemanfaatan teknologi, dan kehidupan sosial. Melalui rangkaian kegiatan lintas negara, para peserta memperoleh ruang untuk bertukar gagasan, memperluas wawasan, serta membangun jejaring internasional.
Prestasi yang diraih Muh. Yogha Malik Al Hidayat menjadi kebanggaan bagi Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir serta Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, dan berkontribusi dalam berbagai forum nasional maupun internasional.
International Conference Santri Mendunia Batch 6 diselenggarakan oleh Santri Mendunia, sebuah komunitas dan creative agency santri milenial yang bergerak dalam pengembangan jaringan dan aktivitas santri di tingkat internasional.