Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Muhammad Arif, Mahasiswa SAA Juara 3 Debat Ilmiah IQRA FEST

Muhammad Arif, Mahasiswa SAA Juara 3 Debat Ilmiah IQRA FEST

Prestasi akademik kembali diraih mahasiswa Program Studi Studi Agama-Agama (SAA), Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar. Muhammad Arif, mahasiswa SAA angkatan 2025, berhasil meraih Juara III Lomba Debat Ilmiah dalam ajang IQRA FEST 2026 yang diselenggarakan oleh UKM LT2Q Universitas Muhammadiyah Makassar.

IQRA FEST 2026 merupakan ajang kompetisi yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik dan keterampilan intelektual. Kegiatan ini diselenggarakan pada 27 Juli–3 Agustus 2026 di Universitas Muhammadiyah Makassar dengan menghadirkan sejumlah cabang perlombaan, salah satunya Debat Ilmiah.

Pada cabang Debat Ilmiah, peserta dituntut menyampaikan gagasan secara logis, sistematis, dan komunikatif. Kompetisi menggunakan Asian Parliamentary System, yang mengharuskan peserta tidak hanya membangun argumentasi, tetapi juga mampu merespons pandangan dari pihak lawan secara cepat dan terukur.

Capaian Muhammad Arif menjadi prestasi yang menarik karena kemampuan debat memiliki keterkaitan erat dengan kompetensi akademik yang dikembangkan dalam Studi Agama-Agama. Dalam mempelajari berbagai fenomena keagamaan, mahasiswa dituntut untuk mampu melihat suatu persoalan dari beragam perspektif, menyusun argumentasi, serta menyampaikan pandangan secara kritis dan bertanggung jawab.

Keterampilan tersebut juga penting ketika mahasiswa berhadapan dengan isu-isu keagamaan dan sosial yang berkembang di masyarakat. Persoalan mengenai keberagaman, relasi antaragama, identitas, konflik, maupun perubahan kehidupan keagamaan sering kali menghadirkan berbagai sudut pandang yang membutuhkan kemampuan berpikir terbuka dan argumentasi yang kuat.

Keikutsertaan dalam kompetisi debat memberikan pengalaman akademik yang berbeda dari pembelajaran di ruang kelas. Mahasiswa berhadapan langsung dengan gagasan yang beragam dan dituntut mempertahankan argumentasinya berdasarkan penalaran yang terstruktur. Proses tersebut sekaligus menjadi latihan untuk membangun keberanian menyampaikan pendapat dan menghargai pandangan yang berbeda.

Prestasi Muhammad Arif juga memperlihatkan bahwa mahasiswa SAA memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dalam berbagai bidang. Kemampuan akademik tidak hanya diwujudkan melalui penelitian dan karya tulis, tetapi juga melalui keterampilan berbicara, berdiskusi, berargumentasi, serta berpartisipasi dalam forum ilmiah.

Sebagai mahasiswa angkatan 2025, capaian ini sekaligus menjadi pengalaman positif dalam perjalanan akademik Muhammad Arif di Prodi Studi Agama-Agama. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan intelektual dan mengambil bagian dalam berbagai kegiatan akademik di tingkat yang lebih luas.

Keberhasilan tersebut juga menambah catatan prestasi mahasiswa Prodi SAA dalam berbagai kompetisi ilmiah. Kehadiran mahasiswa SAA dalam ajang seperti IQRA FEST menjadi bagian dari dinamika akademik yang mempertemukan kemampuan mahasiswa dengan peserta dari berbagai latar belakang perguruan tinggi.

Prodi Studi Agama-Agama menyampaikan selamat dan sukses kepada Muhammad Arif atas keberhasilannya meraih Juara III Debat Ilmiah IQRA FEST 2026. Capaian ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Muhammad Arif untuk terus mengembangkan kemampuan akademik, memperluas pengalaman kompetitif, dan meraih prestasi pada berbagai ajang berikutnya.