Alumni Program Pendoktoran Luar Negeri Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Desa Mattiro Tasi, Kabupaten Pinrang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, aparat desa, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat pesisir yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. Program ini menjadi bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi yang menekankan pentingnya pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para akademisi dan alumni doktoral memberikan edukasi mengenai penguatan ekonomi masyarakat pesisir, pengelolaan potensi lokal, serta pengembangan sumber daya manusia berbasis kearifan lokal. Kegiatan juga menghadirkan dialog interaktif antara masyarakat dan akademisi untuk membahas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat pesisir.
Ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa pengabdian masyarakat bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bentuk nyata kontribusi akademik dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Selain seminar dan diskusi, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan simbolis serta pembinaan masyarakat terkait penguatan usaha lokal dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Masyarakat terlihat aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di wilayah pesisir.
Dalam perspektif Ilmu Politik, kegiatan ini mencerminkan pentingnya pendekatan partisipatif dalam pembangunan masyarakat. Kehadiran akademisi dan alumni doktoral menjadi jembatan antara pengetahuan akademik dan kebutuhan masyarakat di tingkat lokal.
Melalui kegiatan pengabdian ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu membangun kapasitas sosial dan ekonomi secara berkelanjutan. Para peserta juga diajak memahami pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan pembangunan inklusif.
Salah satu narasumber menegaskan bahwa masyarakat pesisir memiliki potensi besar yang harus diperkuat melalui pendidikan, pendampingan, dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat lokal.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme hingga sesi penutupan. Di akhir acara, seluruh peserta melakukan dokumentasi bersama sebagai simbol sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam membangun daerah.
══════════════════════════════════════
“Pengabdian masyarakat bukan hanya kewajiban akademik, tetapi bentuk tanggung jawab moral untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”
══════════════════════════════════════