Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar bekerja sama dengan Yayasan Peduli Negeri (YPN) menggelar kegiatan “Sosialisasi dan Pelatihan Menjaga Lingkungan dan Eco Enzim” di Bank Sampah Melati, BTN Antara, Gowa, Sabtu, 27 September 2025. Kegiatan ini diikuti lebih dari 55 peserta yang terdiri dari warga, pengurus bank sampah, dan mahasiswa.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Peserta mendapatkan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta pelatihan pembuatan Eco Enzim, yaitu cairan hasil fermentasi limbah organik yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, pembersih alami, dan penetral polutan.
Dalam sesi sosialisasi, tim dosen Prodi Ilmu Politik menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan partisipasi warga dalam kehidupan demokrasi. Sementara pada sesi pelatihan, peserta diajak mempraktikkan langsung proses pembuatan Eco Enzim menggunakan bahan sederhana seperti sisa buah, sayuran, gula merah, dan air.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan SK Dekan Nomor 3440 Tahun 2025 dengan penanggung jawab Prof. Dr. Muhaemin, M.Th.I., M.Ed. Ketua pelaksana kegiatan adalah Dr. Syarifuddin Jurdi, S.Sos., M.Si., didampingi sejumlah dosen dan mahasiswa Prodi Ilmu Politik yang terlibat aktif sebagai tim pengabdian.
Bank Sampah Melati dipilih sebagai lokasi kegiatan karena selama ini menjadi pusat pengelolaan limbah berbasis komunitas di kawasan BTN Antara, Gowa. Kolaborasi antara kampus, Yayasan Peduli Negeri, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Prodi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar ingin menunjukkan bahwa ilmu politik tidak hanya membahas kekuasaan dan pemerintahan, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata bagi persoalan sosial dan lingkungan masyarakat. Peserta pun menyambut kegiatan dengan antusias dan berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.