Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar menggelar diskusi publik di Kabupaten Bantaeng untuk membahas inovasi pelayanan publik pemerintah daerah di tengah pandemi Covid-19.
────────────────────────────────────────────
Kegiatan diskusi publik tersebut dilaksanakan pada Rabu malam, 15 Juli 2021 di Pelataran Balang Institut, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Acara ini menjadi bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Lapangan mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar.
Diskusi mengangkat tema kebijakan Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam mendorong inovasi pelayanan publik memasuki tahun kedua pandemi Covid-19. Kegiatan ini menghadirkan Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin dan Ketua DPRD Bantaeng Hamsyah Ahmad sebagai narasumber utama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala OPD dan perwakilan instansi daerah. Selain itu, Dosen Pembimbing KKL Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar Fajar, S.Sos., M.Si serta Direktur Balang Institut Mahbub Ali Muhyar juga hadir sebagai penanggap dalam diskusi.
Dalam pemaparannya, Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin menjelaskan bahwa inovasi pelayanan publik di Kabupaten Bantaeng telah dibangun jauh sebelum pandemi terjadi. Menurutnya, pemerintah daerah terus mendorong organisasi perangkat daerah agar menghadirkan pelayanan yang efektif dan nyaman bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa inovasi lahir dari kreativitas dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan masyarakat serta penggiat sosial. Berbagai inovasi pelayanan di bidang administrasi kependudukan, kesehatan ibu dan anak, hingga pemberdayaan masyarakat menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah.
Sementara itu, Ketua DPRD Bantaeng Hamsyah Ahmad menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendukung inovasi daerah. Menurutnya, pandemi bukan penghalang untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Melalui kegiatan diskusi publik ini, mahasiswa KKL Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar diharapkan mampu memahami secara langsung dinamika kebijakan publik dan proses inovasi pelayanan pemerintahan daerah di tengah tantangan pandemi Covid-19.
“Pandemi bukan penghalang untuk terus menghadirkan inovasi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.” — Hamsyah Ahmad