Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Perdalam Tata Kelola Pemilu bersama Bawaslu Sulsel

Mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Perdalam Tata Kelola Pemilu bersama Bawaslu Sulsel

Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar kembali melaksanakan kegiatan akademik melalui Kuliah Umum Tata Kelola Pemilu dengan tema “Keadilan Pemilu” yang menghadirkan narasumber dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan dan diikuti oleh mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar sebagai bagian dari penguatan wawasan akademik mengenai demokrasi, pengawasan pemilu, dan tata kelola politik elektoral di Indonesia.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan pihak Bawaslu terkait pentingnya menjaga integritas pemilu, pengawasan partisipatif, serta tantangan penyelenggaraan demokrasi di era digital dan politik kontemporer.

Narasumber menjelaskan bahwa keadilan pemilu merupakan fondasi utama dalam menjaga kualitas demokrasi. Oleh sebab itu, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan generasi muda.

Mahasiswa Ilmu Politik terlihat antusias mengikuti jalannya kuliah umum. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan mengenai pelanggaran pemilu, politik uang, netralitas aparat, serta peran media sosial dalam proses demokrasi.

Selain membahas aspek teknis pengawasan pemilu, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat. Menurut narasumber, literasi politik yang baik dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga proses pemilu yang jujur, adil, dan transparan.

Kegiatan kuliah umum ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran politik praktis yang dilakukan Program Studi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar agar mahasiswa mampu memahami secara langsung dinamika politik dan kelembagaan demokrasi di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan analisis politik, memahami sistem pengawasan pemilu, serta meningkatkan kesadaran kritis terhadap isu-isu demokrasi dan keadilan politik di Indonesia.

“Mahasiswa Ilmu Politik harus menjadi generasi yang kritis dan mampu menjaga nilai-nilai demokrasi, karena keadilan pemilu merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.”