Pada tanggal 3 Oktober 2024, Program Studi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar melaksanakan kunjungan akademis ke Universiti Utara Malaysia (UUM) sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kerja sama antaruniversitas. Kunjungan ini juga diikuti dengan partisipasi dalam konferensi internasional yang diadakan oleh UUM. Agenda ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi akademik dan penelitian, serta memperluas cakupan pengembangan ilmu politik di tingkat internasional.
Keynote Speaker dari UIN Alauddin Makassar
Salah satu sorotan utama dari kunjungan tersebut adalah
kehadiran Prof. Saleh Tajuddin, dosen senior dari Program Studi Ilmu Politik
UIN Alauddin Makassar, yang diundang sebagai keynote speaker dalam konferensi
internasional tersebut. Prof. Saleh mempresentasikan penelitian terbarunya yang
berjudul “History of the Arrival of Islam in the Archipelago”.
Penelitian ini memaparkan temuan yang sangat signifikan, yaitu bahwa peradaban
Islam di Nusantara dimulai sejak abad ke-7, jauh lebih awal dari asumsi umum sebelumnya
yang menyebutkan abad ke-13.
Penelitian tersebut juga menawarkan perspektif baru mengenai proses islamisasi di Nusantara. Melalui kajiannya, Prof. Saleh menyampaikan bahwa bukan hanya para pedagang yang berperan dalam penyebaran Islam, tetapi juga kalangan ulama yang memiliki pengaruh besar dalam mengajarkan agama Islam dan membangun peradaban di wilayah kepulauan ini. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman sejarah Islam di Nusantara serta memberikan wawasan baru bagi para akademisi, khususnya di bidang sejarah dan politik Islam di Asia Tenggara.
Delegasi Program Studi Ilmu Politik
Selain presentasi tersebut, beberapa dosen dari Program Studi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar turut berpartisipasi aktif dalam mewarnai khazanah kerja sama internasional ini. Keikutsertaan para akademisi dari Program Studi Ilmu Politik mencerminkan komitmen institusi dalam mendorong kolaborasi lintas negara di bidang riset dan pengembangan keilmuan.
Tonggak Kerja Sama Bilateral
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam hubungan
bilateral antara UIN Alauddin Makassar dan Universiti Utara Malaysia, khususnya
dalam mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian di bidang ilmu politik
dan kajian sosial politik di tingkat internasional. Kerja sama ini diharapkan
dapat terus berlanjut dan menghasilkan berbagai program akademik bersama yang
bermanfaat bagi kedua institusi.
“Temuan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman sejarah
Islam di Nusantara serta memberikan wawasan baru bagi para akademisi, khususnya
di bidang sejarah dan politik Islam di Asia Tenggara.”