Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Dari Indonesia ke Ruang Transnasional, Prodi HI UIN Alauddin Bahas Dinamika Aktivisme Global

Dari Indonesia ke Ruang Transnasional, Prodi HI UIN Alauddin Bahas Dinamika Aktivisme Global

Makassar — Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar, menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture bertajuk “When Borders Don’t Stop Activism: Lessons from the International Committee of Indonesia Bergerak” pada Senin, 5 Oktober 2026. 

Guest lecture menghadirkan Pipin Ulya Jamson, Dosen Politik dan Pemerintahan (PolGov) Universitas Gadjah Mada sekaligus bagian dari Komite Internasional Indonesia Bergerak, sebagai narasumber. Kegiatan dipandu oleh A. Muliastuti, Dosen Program Studi Hubungan Internasional UIN Alauddin Makassar, sebagai moderator.

Kegiatan ini mengangkat pembahasan mengenai aktivisme yang berkembang melampaui batas-batas negara serta bagaimana jejaring transnasional dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan kepentingan, membangun solidaritas, dan merespons berbagai persoalan sosial-politik. Pengalaman Komite Internasional Indonesia Bergerak menjadi salah satu pijakan utama untuk melihat bagaimana aktivisme dapat berlangsung melalui keterhubungan antara aktor-aktor yang berada di dalam dan di luar negeri.

Dalam pemaparannya, narasumber mengajak peserta untuk memahami bahwa perkembangan teknologi komunikasi dan semakin terhubungnya masyarakat global telah mengubah pola mobilisasi gerakan sosial. Batas geografis tidak lagi selalu menjadi penghalang bagi individu maupun kelompok untuk membangun jejaring, bertukar gagasan, serta terlibat dalam berbagai bentuk advokasi yang berkaitan dengan persoalan di Indonesia.

Topik tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan kajian Hubungan Internasional, terutama dalam memahami semakin pentingnya peran aktor non-negara, masyarakat sipil, diaspora, serta jejaring advokasi transnasional dalam dinamika politik kontemporer. Hubungan internasional tidak lagi semata-mata dipahami sebagai interaksi antarnegara, tetapi juga mencakup mobilisasi gagasan, solidaritas, dan gerakan masyarakat yang melintasi batas-batas teritorial.

Melalui kegiatan guest lecture ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menghubungkan berbagai konsep yang dipelajari dalam perkuliahan dengan praktik aktivisme transnasional yang berkembang dalam kehidupan nyata. Diskusi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana identitas, jaringan sosial, teknologi digital, dan lokasi geografis dapat memengaruhi strategi serta bentuk partisipasi politik masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Program Studi Hubungan Internasional UIN Alauddin Makassar dalam memperkaya pengalaman akademik mahasiswa dengan menghadirkan akademisi dan praktisi yang memiliki pengalaman langsung pada isu-isu kontemporer dalam Hubungan Internasional.

Melalui forum akademik semacam ini, Prodi Hubungan Internasional UIN Alauddin Makassar terus mendorong terciptanya proses pembelajaran yang kritis, kontekstual, dan terbuka terhadap perkembangan isu global, sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai peran masyarakat sipil dalam dinamika hubungan internasional kontemporer.