Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar kembali melaksanakan kegiatan praktikum lapangan melalui program sosialisasi politik dan pemahaman masyarakat terhadap informasi politik di wilayah Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Ilmu Politik yang turun langsung ke tengah masyarakat untuk melakukan wawancara, observasi, serta edukasi mengenai pentingnya literasi politik di era digital.
Praktikum lapangan tersebut menjadi bagian dari penguatan pembelajaran akademik yang bertujuan membangun pemahaman mahasiswa terhadap dinamika sosial dan perilaku politik masyarakat. Dalam kegiatan itu, mahasiswa tidak hanya melakukan observasi teoritis, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga guna mengetahui bagaimana masyarakat memperoleh, memahami, dan menyikapi informasi politik yang beredar menjelang momentum demokrasi.
Mahasiswa mendatangi sejumlah warga di lingkungan Kecamatan Mariso untuk melakukan wawancara terkait sumber informasi politik, tingkat pemahaman masyarakat mengenai isu politik, serta pandangan mereka terhadap pentingnya sosialisasi politik. Warga terlihat antusias memberikan tanggapan dan pengalaman mereka mengenai perkembangan informasi politik di media sosial maupun lingkungan sosial sehari-hari.
Dalam proses wawancara, mahasiswa menemukan bahwa media sosial menjadi salah satu sumber utama masyarakat dalam memperoleh informasi politik. Namun demikian, tidak semua informasi yang beredar mudah dipahami oleh masyarakat karena masih terdapat istilah-istilah politik yang dianggap rumit serta maraknya penyebaran informasi yang tidak terverifikasi.
Selain melakukan wawancara, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya literasi digital dan sikap kritis dalam menerima informasi politik. Masyarakat diajak untuk memahami pentingnya memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya agar tidak mudah terpengaruh hoaks dan provokasi politik yang dapat memicu konflik sosial di lingkungan masyarakat.
Kegiatan praktikum berlangsung secara interaktif dan komunikatif. Mahasiswa tampak aktif berdiskusi dengan masyarakat mengenai proses demokrasi, pentingnya partisipasi politik, serta bagaimana masyarakat dapat memilih pemimpin berdasarkan visi, rekam jejak, dan program kerja yang jelas.
Dosen pembimbing kegiatan menjelaskan bahwa praktikum lapangan seperti ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa Ilmu Politik untuk memahami realitas sosial secara langsung. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menghubungkan teori politik dengan kondisi nyata masyarakat sehingga proses pembelajaran tidak hanya bersifat konseptual tetapi juga aplikatif.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman akademik sekaligus sosial dalam memahami pola komunikasi politik masyarakat. Program Studi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar berharap kegiatan semacam ini dapat memperkuat kemampuan analisis mahasiswa terhadap persoalan demokrasi, partisipasi politik, dan literasi informasi di tengah perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat.
══════════════════════════════════════
“Mahasiswa Ilmu Politik harus mampu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi politik yang kritis, objektif, dan mendorong terciptanya demokrasi yang sehat.”